Pernah mengalami
penyakit asam urat? Jika pernah,
tentunya anda tahu bagaimana rasanya jika penyakit ini datang. Bagi anda
yang belum pernah (dan jangan sampai) mengalami asam urat, mungkin
artikel kali ini bisa menjadi informasi bagi anda agar waspada terhadap
penyakit asam urat. Apa itu
asam urat? Apa saja penyebabnya? Bagaimana
asam urat bisa terjadi? Untuk menjawab semua pertanyaan tersebut silahkan simak ulasan berikut ini.
Penyakit Asam Urat
Asam urat adalah suatu penyakit yang sering menyerang bagian persendian terutama sendi jari
kaki,
jari tangan, tumit, dengkul, siku, dan pergelangan tangan. Jangan
dikira bahwa nyeri yang ditimbulkan asam urat adalah nyeri biasa. Nyeri
sendi yang diakibatkan asam urat sangatlah hebat dan membuat bagian yang
diserang tampak bengkak dan meradang. Namun demikian, tidak semua rasa
nyeri di persendian bisa disimpulkan bahwa seseorang terkena
penyakit asam urat.
Asam urat biasanya sering menyerang seseorang yang berusia lanjut,
untuk pria biasanya berusia 40 tahun ke atas, sedangkan wanita saat
memasuki
usia menopause. Sebagian besar orang yang menderita asam urat biasanya juga mempunyai penyakit lain seperti penyakit ginjal,
penyakit diabetes, atau hipertensi.
Penyebab Asam Urat
Asam
urat merupakan kristal-kristal yang terbentuk sebagai manifestasi
metabolisme zat purin. Purin itu sendiri merupakan zat yang terkandung
di setiap bahan makanan yang berasal dari makhluk hidup seperti hewan
(daging) dan tumbuhan (buah, sayur,
kacang).
Artinya, jika kita mengonsumsi makanan yang berasal dari makhluk hidup,
maka zat purin yang terkandung di dalamnya akan berpindah ke dalam
tubuh kita.
Makanan yang masuk ke dalam tubuh akan diolah melalui proses
metabolisme dan menghasilkan asam urat. Ini berarti setiap orang
mempunyai kadar asam urat. Hanya saja, jika kadar asam uratnya
berlebihan (dikarenakan pengonsumsian zat purin secara berlebihan) maka
akan menyebabkan ketidakmampuan ginjal dalam mengeluarkannya, sehingga
membuat kristal asam urat menumpuk di persendian. Inilah sebabnya
mengapa persendian akan terasa nyeri dan bengkak.
Gejala Asam Urat
Seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa nyeri sendi memang merupakan indikator utama datangnya
asam urat. Namun tidak semua perasaan nyeri di persendian bisa disimpulkan bahwa seseorang terkena asam urat. Untuk lebih jelasnya tentang gejala asam urat, simak ulasan berikut ini :
- Bagian persendian terasa nyeri, ngilu, bahkan tampak bengkak dan meradang (berwarna kemerahan).
- Umumnya, persendian akan terasa nyeri pada malam hari atau pagi hari saat bangun tidur.
- Nyeri sendi yang ditimbulkan terjadi berulang kali.
- Bagian-bagian yang biasa diserang adalah sendi jari kaki, jari tangan, tumit, dengkul, siku dan pergelangan tangan.
- Pada kasus yang parah, persendian akan mengalami nyeri hebat saat bergerak.
Jika anda mengalami gejala-gejala seperti itu, sebaiknya anda segera berkonsultasi ke dokter agar bisa diatasi sedini mungkin.
Pantangan Bagi Penderita Asam Urat
Apabila anda ingin terhindar dari penyakit asam urat, maka ada beberapa makanan yang harus anda hindari, diantaranya adalah :
- Jeroan : usus, paru, otak, hati, babat, ginjal, dan limpa.
- Makanan laut (seafood) : cumi-cumi, kerang, kepiting, udang, dan lain-lain.
- Ekstrak danging seperti dendeng atau abon.
- Makanan kaleng seperti kornet atau sarden.
- Daging kambing, sapi, kuda, bebek, kalkun, dan angsa.
- Telur, keju, es krim, atau kaldu.
- Makanan bersantan, gorengan, makanan yang dimasak dengan mentega/margarin dan makanan tinggi protein & lemak.
- Kacang-kacangan : kacang tanah, emping, melinjo, tauge, kacang hijau, dan kacang kedelai (termasuk olahannya seperti tempe).
- Sayuran : bayam, kembang kol, buncis, asparagus, daun pepaya, kangkung, daun singkong, dan jamur kuping.
- Buah-buahan : Durian, air kelapa, alpukat, dan nanas.
Tips bagi penderita asam urat
- Konsumsi makanan yang kaya akan kalium seperti pisang atau kentang.
- Konsumsi makanan yang tinggi akan vitamin C seperti jeruk, stroberi, dan pepaya.
- Konsumsi buah dan sayuran yang terbukti efektif untuk meredakan penyakit asam urat seperti buah naga, labu kuning, belimbing wuluh, sawi putih, sawi hijau, tomat, dan jahe.
- Konsumsi karbohidrat kompleks seperti singkong rebus, ubi, roti gandum, oat, beras merah.
- Hindari pengonsumsian karbohidrat sederhana jenis fruktosa seperti permen, gula, sirup, gulali, dan arum manis.
- Hindari pengonsumsian aspirin.
- Hindari bekerja terlalu keras.
Cara sederhana mengobati penyakit asam urat
Selain menjauhi beberapa pantangan makanan dan mengikuti tips yang
telah disebutkan di atas, ada beberapa cara sederhana yang bisa
dilakukan agar terhindar atau sembuh dari penyakit asam urat.
- Perbanyak minum air putih, karena hal tersebut akan membantu mengeluarkan purin dalam tubuh.
- Jauhi minuman beralkohol, karena alkohol dapat meningkatkan kadar
asam laktat yang mengakibatkan pembuangan asam urat tersendat sehingga
akan menyebabkan terjadinya penumpukan di persendian.
- Jika anda penderita obesitas, maka turunkanlah berat badan dengan cara berolahraga secara rutin atau diet sehat.
Demikian ulasan tentang penyakit
asam urat. Semoga artikel ini bermanfaat..